Bagi Massara, target finis di zona empat besar adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Ia meminta semua pihak untuk tidak terdistraksi oleh isu-isu di luar teknis pertandingan.
“Ada tujuan besar yang berpotensi untuk kita raih, dan itu bergantung pada pertandingan sulit seperti malam ini. Kami semua sepenuhnya fokus pada liga,” tambahnya.
Terkait kabar perselisihan antara jajaran manajemen dan staf kepelatihan, Massara memberikan jawaban diplomatis. Ia menyebut diskusi panas yang terjadi justru bertujuan untuk membawa tim ke arah yang lebih baik.
“Ada dialektika di setiap klub, itu normal. Kami melakukan diskusi harian yang bertujuan untuk pertumbuhan tim. Kami semua fokus pada hal ini; sama sekali tidak ada masalah,” pungkas pria berusia 57 tahun tersebut.