Pelatih baru Al-Nassr memiliki filosofi tersendiri, hingga disebut sebagai “Angibol”, atau “Sepak Bola Angi”, yang sangat mirip dengan filosofi yang diterapkan oleh pelatih sebelumnya, Jorge Jesus, dengan beberapa perbedaan.
Istilah tersebut mulai populer saat Postecoglou menjabat sebagai direktur teknis klub Celtic antara tahun 2021 dan 2023, di mana ciri-ciri filosofinya mulai terlihat jelas selama periode tersebut, dan berkontribusi pada keberhasilan tim meraih 5 gelar dalam dua musim, sebelum ia melanjutkan kariernya bersama Tottenham.
Pelatih asal Australia ini menyukai gagasan untuk mendominasi setiap pertandingan, baik saat menang, seri, maupun kalah, baik dengan skuad lengkap maupun kurang pemain, dan ia menggunakan segala cara yang mungkin untuk mewujudkan dominasi tersebut.
Ciri-ciri utama filosofi tersebut terlihat jelas dalam proses pembangunan serangan, di mana Postecoglou menerapkan gaya yang berbeda dari kebanyakan pelatih, yaitu membangun serangan dari lini tengah lapangan, bukan dari sayap.
Hal ini tampak sangat sulit, namun Ange menemukan solusi yang tepat untuk menerapkan filosofi tersebut, yaitu menciptakan kepadatan di lini tengah lapangan, dengan mengandalkan 6 pemain dalam proses pembangunan serangan, yang semuanya berada di jantung lapangan.