Malut United tak gentar hadapi Borneo meski banyak kehilangan pemain

Malut United tak gentar hadapi Borneo meski banyak kehilangan pemain

Jakarta (ANTARA) – Pelatih Malut United Hendri Susilo menegaskan timnya tak gentar menghadapi Borneo FC meski banyak kehilangan pemain pada pekan 34 BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu.

Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, Hendri menjelaskan Malut United membawa 16 pemain ke Samarinda sebab beberapa pemain harus absen karena berbagai sebab.

Menurutnya, meski hanya berkekuatan 16 pemain, Hendri memastikan semua penggawa Malut United yang dibawa siap memberikan yang terbaik untuk mendapatkan hasil maksimal.

“Kami membawa 16 pemain ke Samarinda karena ada beberapa yang cedera dan mendapatkan akumulasi kartu. Walau begitu, persiapan tim tetap berjalan baik dan semua pemain yang dibawa dalam keadaan siap untuk bermain,” kata Hendri.

Pada lawatannya ke Samarinda, Malut United tidak bisa diperkuat beberapa pemain andalan seperti Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Lucas Cardoso, dan Wbeymar Angulo harus absen akibat akumulasi kartu.

Selain itu, Alan Jose dan Tyronne del Pino masih berkutat dengan cedera. Belum lagi Ciro Alves yang mengalami masalah kesehatan serta Igor Inocencio yang tidak ikut bersama tim karena urusan keluarga.

Mengenai laga menghadapi Borneo FC, Hendri memastikan Malut United tidak akan tampil bertahan dan ingin David da Silva serta kolega bisa mencuri poin dari Samarinda.

“Situasi pemain kondusif dan semua yang ada di sini dalam keadaan sehat. Kami datang dengan target untuk mencuri poin di kandang Borneo FC,” katanya.

Malut United saat ini berada di peringkat kelima klasemen sementara Super League dengan 53 poin dari 33 pertandingan, hanya terpaut dua poin dari Persebaya Surabaya.

Baca juga: Borneo FC ingin tetap jaga asa juarai Super League

Baca juga: Jadwal pekan terakhir Super League: Penentuan juara Persib atau Borneo

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.