Hamza Abdelkarim, Wonderkid Barcelona ‘The Next Mohamed Salah’?

Hamza Abdelkarim, Wonderkid Barcelona ‘The Next Mohamed Salah’?

Jakarta – Timnas Mesir diyakini sudah menemukan calon penerus Mohamed Salah. Sosok itu adalah Hamza Abdelkarim, wonderkid Barcelona yang mulai mencuri perhatian jelang Piala Dunia 2026.

Nama Hamza memang belum seterkenal Salah atau Omar Marmoush. Namun, pelatih Mesir Hossam Hassan melihat potensi besar dalam diri pemain berusia 18 tahun tersebut.

Bahkan, Hassan meyakini Hamza bisa menjadi bagian penting masa depan sepakbola Mesir, sekaligus melanjutkan tongkat estafet yang selama ini dipegang Salah.

“Kami melihat banyak potensi dalam diri Hamza, mulai dari kepribadiannya, kemampuan tekniknya, ambisinya, dan apa yang ingin dia capai sebagai pemain,” kata Hassan seperti dilansir ESPN.

Hamza menjadi salah satu kejutan dalam skuad Mesir untuk Piala Dunia 2026. Ia dipanggil meski belum memiliki pengalaman bersama tim nasional senior sebelum tahun ini.

Beberapa pekan terakhir juga menjadi periode yang spesial bagi Hamza. Setelah sempat dipinjam dari Al Ahly pada Februari lalu, Barcelona akhirnya mempermanenkan statusnya pada 10 Juni dengan nilai transfer sekitar 1,5 juta euro. Menurut Hassan, perkembangan Hamza sebenarnya sudah terlihat sejak lama.

“Dia bermain di level yang sangat tinggi dan bahkan sudah terlalu bagus untuk level sepakbola usia muda. Saya melihat pengaruh positif yang dia berikan pada tim saat Piala Dunia U-17 2025 dan saya mengikuti semua pertandingan dia bersama Barcelona,” ujar Hassan.

Hamza langsung mencuri perhatian saat menjalani debut bersama Barcelona Juvenil. Ia mencetak gol pada pertandingan pertamanya melawan SD Huesca. Penampilan impresif itu membuat Hassan yakin Hamza memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.

“Mungkin ini mengejutkan bagi sebagian orang, tetapi dia memiliki semua kualitas pemain hebat. Dia sudah membuktikannya di Barcelona. Ketika seorang pemain tampil untuk salah satu klub terbesar di dunia, dia bisa memberikan pengaruh yang sangat positif bagi sepakbola Mesir, bahkan mungkin dalam waktu dekat,” katanya.

Hamza AbdelkarimHamza Abdelkarim Foto: Instagram/hamzaabdelkarim

Mesir Tak Hanya Mengandalkan Salah

Meski digadang-gadang sebagai penerus Salah, Hassan menegaskan Mesir tidak bergantung kepada satu pemain saja.

“Mesir bukan hanya tentang Mohamed Salah. Ini tentang semua pemain dan bagaimana mereka tampil secara kolektif,” ucap Hassan.

“Saya berharap mereka bisa menjawab ekspektasi di panggung dunia. Kami memiliki banyak talenta selain Salah dan Omar Marmoush.”

Mesir memang mulai menyiapkan regenerasi. Dari skuad yang dibawa ke Piala Dunia 2026, sebanyak 12 pemain berusia di atas 30 tahun. Salah sendiri akan berusia 34 tahun saat Mesir menghadapi Belgia di fase grup. Karena itu, pemain-pemain muda seperti Hamza mulai dipersiapkan sebagai fondasi masa depan The Pharaohs.

“Pemain-pemain baru adalah masa depan tim, masa depan negara, dan masa depan sepakbola Mesir,” kata Hassan.

“Hamza adalah pemain hebat yang akan membuat para suporter terkejut, bersama Salah dan Marmoush tentunya. Mereka adalah talenta yang akan memberikan kontribusi besar untuk sepakbola Mesir dalam jangka panjang.”

(krs/raw)