Kapten Timnas Mesir Mohamed Salah mengambil risiko menendang penalti ala Panenka saat babak tos-tosan melawan Australia. Dia punya alasan untuk itu.
Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mempertemukan Australia vs Mesir. Pertandingan digelar di Dallas Stadium, Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB.
Mesir unggul lebih dulu lewat gol Emam Ashour di babak pertama. Australia menyamakan kedudukan pada paruh kedua via own goal Mohamed Hany. Duel lanjut ke babak tambahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skor 1-1 tetap tidak berubah hingga 2×15 menit extra time. Pemenang pun ditentukan melalui babak adu penalti.
Timnas Mesir yang keluar sebagai pemenang di adu penalti. The Pharaoh menang 4-2 setelah 2 algojo Australia gagal mencetak gol dari titik putih.
Mohamed Salah jadi salah satu algojo Timnas Mesir dalam adu penalti. Eks bintang Liverpool ini memilih menendang bola ala Panenka: Mencungkil bola pelan ke arah tengah.
Eksekusi penalti Panenka Salah berhasil mengelabui kiper Matthew Ryan yang bergerak ke arah kiri bawah. Si Raja Mesir mengaku dirinya mengambil penalti dengan cara itu untuk memberi kepercayaan diri bagi timnya.
The Egyptian king Mohamed Salah with Ice Cold penalty 🇪🇬👑pic.twitter.com/QHPaPw2g6B https://t.co/bodpDewO6s
— CRxLM (@crxlm1000) July 3, 2026
“Jika ada yang harus melakukannya, itu pasti saya. Saya lebih berpengalaman daripada yang lain dan saya ingin memberi mereka kepercayaan diri,” kata Salah usai laga Australia vs Mesir, dikutip dari RTL Today.
“Saya memutuskan di menit-menit terakhir. Saya harus melakukannya,” ujarnya.
Kemenangan atas Australia membawa Timnas Mesir ke 16 besar Piala Dunia 2026. Mohamed Salah cs menunggu pemenang antara Argentina vs Tanjung Verde.
(bay/pur)