Tidak hanya Leclerc yang mengalami nasib buruk. Juara dunia bertahan, Max Verstappen, bahkan gagal menyelesaikan balapan setelah mengalami masalah mesin sejak awal lomba.
Sementara itu, pembalap McLaren, Lando Norris, juga harus mengakhiri balapan lebih cepat akibat masalah tenaga pada mobilnya. Hasil tersebut menjadi pukulan telak bagi McLaren yang tengah merayakan balapan ke-1.000 mereka di F1.
Sementara Kemenangan di Monako semakin mempertegas status Antonelli sebagai kandidat terkuat juara dunia F1 2026.
Pembalap Mercedes itu sebelumnya sudah mengoleksi empat kemenangan beruntun dan kini memperlebar jarak dari para rivalnya di klasemen pembalap.
Lebih istimewa lagi, Antonelli menjadi salah satu pemenang termuda dalam sejarah F1 GP Monako, sebuah pencapaian yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai bintang masa depan ajang balap jet darat.