Indra Sjafri menolak narasi bahwa sepak bola Indonesia sedang mengalami kemunduran, termasuk di level usia muda. Ia meminta semua pihak tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya dari satu atau dua hasil buruk.
“Apa artinya? Bukan kita mundur sepak bola kita ya. Yang sekarang, kualitas bermainnya lebih bagus. Terus jangan juga dibandingkan dengan Jepang, yang sepak bolanya memang sudah jauh lebih maju,” ucap pelatih yang sukses mempersembahkan medali emas sepak bola SEA Games 2023 itu.
Meski begitu, Indra Sjafri tetap jujur mengakui bahwa kegagalan di turnamen adalah fakta yang tidak bisa ditutup-tutupi. Ia justru mendorong agar semua pihak bersatu dan fokus pada perbaikan jangka panjang, bukan saling lempar kesalahan.
“Gagal iya. Kita harus jujur, gagal tidak juara Piala AFF, tidak lolos Piala Dunia. Tetapi secara kualitas anak, kualitas pemain, lebih baik dari dulu. Berarti apa? Apa yang kita sudah kerjakan dengan memperbaiki kualitas kurikulum, memperbanyak pelatih, membuat kompetisi-kompetisi usia muda setiap kelompok umur diperbaiki terus,” papar Indra Sjafri.
“Saya yakin, nanti kualitas kita akan lebih baik. Oleh sebab itu tidak ada jalan lain. Kerja keras dan bersatu. Jangan kita saling menyalahkan,” pungkasnya.