Philadelphia, Amerika Serikat (ANTARA) – Pelatih tim nasional Prancis Didier Deschamps mengakui panasnya cuaca di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, memengaruhi intensitas permainan anak-anak asuhnya pada laga 16 besar Piala Dunia 2026 kontra Paraguay, Sabtu.
“Panas pasti punya dampak (ke pemain-red). Pertandingan menjadi lebih sulit,” ujar Deschamps seusai laga.
Partai Prancis versus Paraguay berlangsung di tengah panas terik terutama pada babak pertama, di mana hanya setengah lapangan yang terlindung dari sinar matahari.
Saat itu, suhu di Stadion Phildelphia mencapai 37 derajat Celcius.
Situasi mulai menyejuk seusai turun minum. Hal tersebut meningkatkan mutu serangan Prancis sehingga mereka melesakkan gol melalui sepakan penalti Kylian Mbappe (70′).
Baca juga: Gol penalti Kylian Mbappe bantu timnas Prancis singkirkan Paraguay 1-0
Meski demikian, Deschamps masih kurang senang dengan kualitas permainan anak-anak asuhnya.
Dengan lini serang yang disebutnya berkualitas sangat baik, Prancis semestinya bisa menang dengan jarak skor yang lebih jauh.
“Kami seharusnya bisa bermain lebih cepat,” tutur dia.
Di atas semuanya, Deschamps menilai Prancis dan Paraguay sudah menyajikan pertarungan yang bagus.
Dia pun menganggap wajar perselisihan yang terjadi di lapangan yang dianggapnya sudah bagian dari sepak bola.
“Itu pertandingan yang sulit. Laga yang fokus dan agresif. Itulah kenapa saya sangat senang dengan hasil ini. Kami lolos ke perempat final,” kata Deschamps.
Baca juga: Suporter yakin Mbappe akan cetak gol ke gawang Paraguay
Di perempat final, Prancis akan melawan semifinalis Piala Dunia 2022 Maroko di Stadion Boston, Kamis (9/7) waktu setempat.
Maroko sendiri melaju ke fase tersebut setelah menaklukkan Kanada 3-0 di 16 besar, juga pada Sabtu. Gol-gol Maroko dicetak Azzedine Ounahi (50′, 82′) dan Soufiane Rahimi (90+8′).
“Maroko salah satu tim terbaik di turnamen ini. Kami sudah menghadapi mereka di Piala Dunia 2022 (Prancis menang 2-0, red) dan melihat bagaimana performa mereka di Piala Afrika (Maroko juara-red),” tutur Deschamps.
Akan tetapi, yang terpenting bagi Deschamps saat ini adalah memastikan kondisi pemainnya bugar untuk laga tersebut.
“Sekarang kami akan memulihkan diri terlebih dahulu. Pemain kami banyak yang kelelahan, ada pula yang cedera. Pada hari ketiga (atau dua hari sebelum laga-red), kami baru akan fokus ke Maroko,” ujar dia.
Baca juga: Ounahi cemerlang bawa Maroko ke 8 besar setelah hentikan Kanada 3-0
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.