Daniel Sturridge Hadirkan Kejutan di Second Chance

Daniel Sturridge Hadirkan Kejutan di Second Chance


Jakarta

Program soccer camp profesional pertama di Tanah Air dengan format yang belum pernah ada sebelumnya, Second Chance, kembali menghadirkan kejutan spesial pada tayangan episode keempat.

Kali ini, legenda Liverpool dan mantan striker Timnas Inggris, Daniel Sturridge, hadir langsung untuk memberikan kesempatan kedua kepada 16 pemain yang sebelumnya telah tersingkir pada episode ketiga. Dari 16 pemain tersebut akan dipilih delapan pemain oleh Sturridge.

Episode keempat Second Chance featuring Daniel Sturridge sudah tayang di EA SPORTS FC Mobile dan kanal YouTube Cuwitan62.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berlokasi di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, episode keempat menjadi salah satu momen paling emosional sekaligus kompetitif dalam perjalanan program tersebut. Kehadiran Sturridge membuka kembali peluang bagi para peserta untuk membuktikan bahwa mimpi menjadi pesepakbola profesional belum berakhir.

Dalam sesi khusus tersebut, Daniel Sturridge memberikan drill intensif sebanyak dua kali kepada 16 pemain tersebut. Penilaian dilakukan secara detail melalui kemampuan teknik, pengambilan keputusan, mental bertanding, hingga karakter para pemain di lapangan.

Momen penentuan peserta terbaik juga diwarnai diskusi menarik antara Daniel Sturridge, tim kepelatihan, serta Valentino ‘Jebreeet’ Simanjuntak yang turut memberikan perspektif berbeda terkait potensi setiap pemain. Proses seleksi yang berlangsung ketat tersebut memperlihatkan bagaimana setiap keputusan diambil secara profesional dan objektif.

Dikemas dengan standar produksi tinggi, Second Chance bukan sekadar tontonan hiburan. Program yang diselenggarakan CuwitanDigital dengan menggandeng EA SPORTS FC Mobile ini menghadirkan 50 pemain non-profesional dari 10 daerah di Indonesia.

Mereka mendapatkan satu kesempatan langka untuk membuktikan kemampuan di hadapan mantan pemain kelas dunia. Mereka juga merasakan atmosfer kompetitif layaknya sepakbola profesional.

“Second Chance adalah bukti nyata bahwa bakat tidak mengenal asal daerah, latar belakang, atau perjalanan hidup yang berliku. Di sini, lapangan hijau menjadi tempat di mana mimpi yang sempat tertunda mendapat nafas baru – di bawah sorotan kamera, di hadapan dunia, dengan standar profesional yang sesungguhnya,” kata Dyota Pratyaksa, Project Lead Cuwitan Digital.

(ran/yna)