Upaya Chelsea untuk meraih gelar Piala FA harus terhenti setelah mereka dikalahkan 1-0 oleh Manchester City dalam final Sabtu lalu, meski telah menunjukkan perlawanan sengit di Wembley. Sentuhan indah Antoine Semenyo pada menit ke-72 menjadi penentu kemenangan, saat perlawanan gigih The Blues akhirnya dipatahkan oleh sebuah momen kehebatan individu yang luar biasa.
Bagi The Blues, babak pertama ini sepenuhnya tentang menahan tekanan awal City, dan mereka berhasil mengatasi tantangan tersebut tanpa mengalami kerugian. Gol tap-in Erling Haaland memang dianulir karena offside dalam prosesnya, dan tendangan striker asal Norwegia itu dari sudut sempit berhasil diblok dengan mudah oleh Robert Sanchez sesaat sebelum jeda.
Pertandingan berjalan dengan pola serupa setelah jeda, dengan Semenyo nyaris membuka skor hanya dua menit setelah restart saat sundulannya melambung di atas gawang. Chelsea mulai menguasai permainan, dan Moises Caicedo pun nyaris mencetak gol melalui sundulan di sisi lain lapangan, namun Rodri berhasil menghalau bola tepat di depan garis gawang.
Namun, dengan kurang dari 20 menit tersisa, kerja keras The Blues dihancurkan oleh momen magis Semenyo, yang menghasilkan sentuhan indah ke pojok bawah gawang dari umpan balik Haaland. Enzo Fernandez nyaris menyamakan kedudukan seketika, namun tendangan volinya yang improvisasi hanya membentur bagian atas jaring.
Pertandingan menjadi terbuka sejak saat itu, tetapi Chelsea tidak mampu menemukan celah yang mereka butuhkan. Abdukodir Khusanov lolos dari tuntutan penalti setelah bertabrakan dengan Jorrel Hato di area penalti, dan Sanchez mengalihkan tendangan sudut Matheus Nunes ke tiang gawang untuk mempertahankan skor 1-0. Namun, pada akhirnya, hari itu adalah milik City di bawah lengkungan Wembley.
GOAL memberikan penilaian terhadap para pemain Chelsea dari Stadion Wembley…