Feyenoord menunjukkan minat pada bintang muda Swedia: transfer rekor tampaknya akan terwujud

Feyenoord menunjukkan minat pada bintang muda Swedia: transfer rekor tampaknya akan terwujud

Feyenoord telah mengincar Zinedin Smajlovic. Menurut media Norwegia TV 2, klub asal Rotterdam tersebut termasuk di antara pihak-pihak yang tertarik pada bek tengah berusia 22 tahun dari Sandefjord, yang tampil mengesankan di liga Norwegia musim ini.

Ketertarikan terhadap Smajlovic bukanlah hal yang tiba-tiba. Bek asal Bosnia-Swedia ini dianggap sebagai salah satu kejutan besar di musim Eliteserien saat ini dan telah menarik perhatian beberapa klub Eropa berkat penampilannya yang gemilang.

TV 2 melaporkan bahwa Feyenoord telah menghubungi Sandefjord untuk mengumpulkan informasi mengenai situasi sang bek. Celtic dan Toulouse juga dilaporkan telah menghubungi klub Norwegia tersebut untuk memburu bek berbakat tersebut.

Di dalam Sandefjord, kemungkinan transfer keluar pada musim panas ini dianggap serius. Minat tersebut digambarkan oleh media Norwegia sebagai konkret, dan diperkirakan tawaran resmi akan segera diajukan.

Direktur olahraga Matteus Bardsen enggan menanggapi nama-nama klub yang tertarik. “Secara umum, kami tidak memberikan komentar mengenai klub dan pemain individu. Tentu saja ada minat terhadap pemain kami yang tampil baik, dan Eliteserien semakin dihargai. Zinedin adalah pemain Sandefjord, dan baik dia maupun kami fokus pada hal itu.”

Namun, Sandefjord tidak perlu mengambil keputusan terburu-buru. Smajlovic masih memiliki kontrak yang berlaku hingga akhir 2028, sehingga klub memiliki posisi yang kuat dalam negosiasi apa pun.

Transfer rekor di depan mata

Sandefjord memperkirakan bahwa Smajlovic pada akhirnya tidak akan bisa dipertahankan oleh klub. Namun, klub Norwegia ini tidak akan membiarkan sang bek pergi begitu saja dan bertekad untuk mencetak rekor transfer: Smajlovic harus menjadi pemain termahal dalam sejarah klub.

Rekor tersebut saat ini dipegang oleh Stefán Ingi Sigurdarson, yang dijual ke Go Ahead Eagles pada musim dingin lalu dengan harga sekitar tiga juta euro.