Susunan pemain Senegal vs Irak: bidik kemenangan perdana

Susunan pemain Senegal vs Irak: bidik kemenangan perdana

Jakarta (ANTARA) – Timnas Senegal akan menghadapi Timnas Irak pada pertandingan terakhir Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion BMO Field, Toronto, Sabtu pukul 02.00 WIB.

Pada pertandingan ini baik Senegal maupun Irak berusaha mencari kemenangan perdana pada Piala Dunia 2026 setelah di dua laga sebelumnya dipaksa menelan kekalahan, demikian catatan FIFA.

Bagi Senegal dan Irak, kemenangan bisa membuat mereka berada di peringkat ketiga klasemen akhir Grup I Piala Dunia 2026 sekaligus berharap lolos ke babak 32 besar.

Senegal asuhan pelatih Pape Thiaw akan kembali menggunakan formasi 4-1-2-3 dan posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Mory Diaw.

Selanjutnya empat pemain belakang Senegal dihuni oleh Krepin Diatta, Abdoulaye Seck, Moussa Niakhate dan Ismail Jakobs, sedangkan satu gelandang bertahan diisi Idrissa Gueye.

Lalu dua gelandang serang diisi oleh Lamine Camara dan Habib Diarra, sedangkan tiga pemain depan Senegal dihuni Ibrahim Mbaye, Sadio Mane dan Ismaila Sarr.

Sementara itu, pelatih Irak Graham Arnold menurunkan skuad terbaiknya dengan menggunakan formasi 4-4-2 dan posisi penjaga gawang diisi oleh Ahmed Basil.

Selanjutnya empat pemain belakang diisi oleh Frans Putros, Rebin Sulaka, Akam Hashim dan Merchas Doski, lalu lini tengah dihuni Ibrahim Bayesh, Amir Al Ammari, Zidane Iqbal, serta Ahmed Qasem. Duet penyerang di lini depan Irak ditempati oleh Ali Jassim dan Ali Al Hamadi.

Berikut susunan pemain Senegal vs Irak:

Senegal (4-1-2-3): Diaw; Diatta, Seck, Niakhate, Jakobs; Gueye; Camara, Diarra; Mbaye, Mane, Sarr.

Pelatih: Pape Thiaw (Senegal)

Irak (4-4-2): Basil; Doski, Hashim, Sulaka, Putros; Qasem, Al Ammari, Iqbal, Bayes; Jasim, Al Hamadi.

Pelatih: Graham Arnold (Australia)

Wasit: Anthony Taylor (Inggris).

Baca juga: Pratinjau Senegal vs Irak: Berburu peluang terakhir

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.