Suporter Argentina Dituduh Lakukan Kekerasan dan Rasisme di Piala Dunia 2026

Suporter Argentina Dituduh Lakukan Kekerasan dan Rasisme di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, sebelumnya beberapa kali menyampaikan dukungannya terhadap rakyat Palestina, terutama warga Gaza.

Pekan lalu, ia mengangkat bendera Palestina setelah Mesir mengalahkan Australia pada babak 32 besar. Hassan juga kembali membahas isu tersebut dalam konferensi pers sehari sebelum menghadapi Argentina.

“Jika ada orang di dunia yang tidak memiliki empati terhadap rakyat Palestina, maka dia bukan manusia, baik orang Arab, Eropa, maupun Amerika,” kata Hassan.

Insiden di Atlanta bukan menjadi satu-satunya kejadian yang melibatkan suporter Argentina pada Piala Dunia 2026.

Pada Sabtu lalu, Tanjung Verde memberikan perlawanan sengit kepada Argentina pada babak 32 besar di Miami. Tim asal Afrika itu mencetak dua gol ke gawang juara dunia tiga kali tersebut sebelum akhirnya tersingkir.