MU dan Senne Lammens, Cinta Tidak Datang Tiba-tiba

MU dan Senne Lammens, Cinta Tidak Datang Tiba-tiba


Jakarta

Manchester United rupanya sudah memantau Senne Lammens sejak enam tahun lamanya. Kini, sang kiper berada di fase yang matang!

Kepala pemandu bakat kiper Manchester United, Tony Coton mengungkapkan cerita perekrutan Senne Lammens. Coton mengaku, sudah sejak 2019 memantau kiper asal Belgia tersebut.

“Lammens pertama kali masuk radar saya di tahun 2019. Saya melihatnya ketika dia bermain untuk Timnas Belgia U-17 dan kami tidak berpikir itu adalah waktu yang tepat untuk merekrutnya,” bukanya di situs klub.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jelas, dia masih sangat mentah. Jadi, kami hanya terus memantaunya dan tidak berpikir dia siap bergabung dengan kami,” tambahnya.

Tony Coton sempat cabut ke Aston Villa, tapi kemudian kembali ke Manchester United. Rupanya ketika Coton sempat pergi, tim pemandu bakat MU terus memantau Senne Lammens.

“Kemudian ketika saya kembali ke sini, saya mengikutinya lebih jauh lagi. Saya telah melihat perkembangannya di Brugge dan kemudian dia gabung ke Antwerp. Ketika dia berhasil menembus tim utama, itu hanya masalah berapa lama kami harus menunggu?,” paparnya.

Coton menilai ada satu hal yang mencuri hatinya dari Lammens. Itu soal, Lammens yang begitu antusias menjaga gawangnya.

“Saya melihat seseorang yang sangat suka melindungi gawangnya, mempertahankan gawangnya,” tegasnya

“Saya melihat seseorang yang… merasa sakit hati ketika kebobolan. Dia tidak senang,”

“Secara fisik, dia bagus untuk usianya dan dia masih bisa berkembang. Jadi hal pertama adalah melindungi gawang, kemudian yang masuk ke dalam permainan adalah penguasaan bola. Kiper lebih dituntut untuk ikut bermain dari belakang dan hal-hal seperti itu,” paparnya.

Manchester United membeli Senne Lammens pada akhir bursa transfer musim panas 2025 dari Antwerp. Kiper berusia 23 tahun itu ditebus seharga 21 juta Euro atau setara Rp 417 miliar dan dikontrak selama lima tahun.

Jalan Lammens masih panjang. Sejauh ini, penampilannya cukup membuat para fans Setan Merah senang. Bisa sejauh mana, kiper asal Belgia itu bisa menuliskan kisahnya di Old Trafford?

(aff/cas)