Dalam jangka pendek, yang terpenting adalah melakukan penilaian, meluangkan waktu untuk mendengarkan, memahami pengalaman orang-orang
Jakarta (ANTARA) – Pelatih kepala baru timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan target jangka pendeknya di tim Garuda yakni mengurai kegagalan Indonesia ke Piala Dunia, saat ia diperkenalkan secara resmi di depan publik di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa.
Herdman mengatakan ada tiga poin utama yang dalam waktu dekat perlu ia lakukan, yaitu pertama mendengarkan, kedua memahami, dan ketiga bertindak. Tiga poin ini perlu segera ia lakukan untuk mengurai kegagalan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Ia perlu memahami apa kekurangan Indonesia dalam dua tahun perjalanan menuju Piala Dunia 2026, agar nantinya tak mengulang lagi kegagalan yang sama saat ia memimpin tim Garuda ke Piala Dunia 2030.
Baca juga: Piala AFF akan jadi panggung untuk pemain lapis kedua, kata Herdman
“Dalam jangka pendek, yang terpenting adalah melakukan penilaian, meluangkan waktu untuk mendengarkan, memahami pengalaman orang-orang. Pada Piala Dunia terakhir, dari pengalaman taktis saya sendiri dalam mengevaluasi kampanye dua tahun tersebut, yang Anda tahu, sudah sangat dekat, sangat dekat, tetapi akhirnya gagal, kita harus memahami di mana letak kekurangannya,” kata Herdman.
Salah satu orang yang akan ia tuju untuk didengarkan pendapatnya adalah sang kapten, yaitu Jay Idzes, yang selama babak kualifikasi Piala Dunia 2026 dari putaran pertama hingga putaran keempat menyelesaikan 15 pertandingan menjadi starter dan bermain penuh.
“Dan itu berarti berbicara dengan kapten, membentuk kelompok kepemimpinan untuk benar-benar memahami apa yang mereka alami. Bagaimana mereka menderita di momen-momen tertentu, bagaimana mereka secara kolektif bangkit kembali dari keberhasilan dan kegagalan dalam kampanye tersebut,” ungkap dia.
“Saya sudah mulai berkomunikasi dengan kapten dan beberapa pemimpin kunci. Saya telah menghubungi lebih dari 60 pemain untuk memberi tahu mereka bahwa saya ada di sini, saya mengamati. Dan kemudian membangun tim di sekitar tim itu sendiri,” katanya menambahkan.
Baca juga: Herdman yakin timnas Indonesia berbicara banyak di Piala Asia 2027
Hasil target jangka pendek ini akan ia terapkan pada laga pertamanya bersama Indonesia yang menjadi tuan rumah FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Maret mendatang.
Ia berharap cara ini akan mendapatkan hasil serupa seperti ia melatih tim putri Selandia Baru dan Kanada, serta tim putra Kanada, ketika mengantarkan mereka bermain di level tertinggi, yaitu Olimpiade dan Piala Dunia.
“Anda tahu, pekerjaan saya selama 15–20 tahun terakhir adalah meloloskan tim ke Olimpiade dan Piala Dunia. Ini tentang melihat apa yang hilang dalam kebiasaan tersebut dan membangunnya. Jadi, dalam jangka pendek: dengarkan, pahami, lalu bertindak. Mari kita mulai,” katanya dengan tegas.
Baca juga: Herdman: Setiap bangun, pikiran saya hanya Piala Dunia untuk Indonesia
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.