Di luar fokus pada final, Souto juga menyinggung rencana jangka panjang Timnas Futsal Indonesia, terutama terkait kualifikasi AFC. Ia menilai persiapan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan.
“Pertama, kami harus memainkan kualifikasi AFC. Untuk itu, kami perlu banyak berlatih bersama, mengembangkan tim, menjalani berbagai pemusatan latihan, serta bermain di dalam dan luar negeri,” ujarnya.
Menurut Souto, tantangan di level Asia akan jauh lebih berat. Target realistis yang ia pasang adalah menembus babak perempat final hingga semifinal.
“Setelah lolos ke AFC, semuanya akan tergantung pada grup dan lawan yang dihadapi. Kami harus bisa mencapai perempat final, lalu semifinal. Itu akan menjadi tantangan besar bagi kami.”
Ia juga menegaskan bahwa pintu Timnas Futsal Indonesia selalu terbuka bagi siapa pun yang tampil baik di liga domestik. Kompetisi internal dianggap penting untuk menjaga kualitas tim.
“Timnas selalu terbuka untuk siapa pun yang bermain bagus di liga. Mungkin ada pemain yang belum pernah bergabung, tapi bisa kami panggil, seperti Sanjaya yang hari ini kembali mencetak gol.”
Namun demikian, ia mengakui bahwa pemain yang sudah menjadi bagian tim memiliki peluang lebih besar karena sudah memahami sistem permainan.
“Siapa pun bisa masuk tim nasional, tetapi tentu saja pemain yang sudah pernah bermain memiliki peluang lebih besar,” pungkasnya.