London –
Roberto De Zerbi tidak mau lagi jadi kutu loncat. De Zerbi bertekad bertahan lama sebagai manajer Tottenham Hotspur.
De Zerbi sudah diresmikan sebagai manajer baru Tottenham menggantikan Igor Tudor. De Zerbi punya tugas berat untuk menyelamatkan Tottenham dari jurang degradasi.
Tottenham belum pernah menang sepanjang tahun ini sehingga terpuruk di posisi ke-17 klasemen Liga Inggris dengan hanya selisih satu angka dari zona merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penunjukkan De Zerbi bukan tanpa kritik dari fans Tottenham. Ini terkait dukungannya kepada Mason Greewood, mantan anak asuhnya di Marseilla yang sempat terlibat kasus kekerasan di Inggris.
Tapi, lebih dari itu yang jadi kekhawatiran adalah De Zerbi dikenal tidak pernah lama menjadi manajer klub. Selama kariernya, De Zerbi cuma bertahan lama di Sassuolo selama tiga tahun.
Setelah itu, De Zerbi tidak pernah bertahan sampai dua tahun di Shakhtar Donetsk, Brighton & Hove Albion, serta Marseille. Sebagian besar karena perselisihan dengan petinggi klub.
Situasi ini kerap juga kerap ditemui oleh para manajer Tottenham sebelumnya. Terkait itu, De Zerbi memastikan kalau dia bakal awet sebagai manajer Tottenham.
“Halo semua fans Tottenham. Saya sangat senang bisa berada di sini bersama kalian,” ujar De Zerbi seperti dikutip situs resmi klub.
“Bagi saya, merupakan kehormatan dan saya sangat bangga jadi pelatih kalian. Saya ingin memberikan yang terbaik. Saya ingin bertahan lama di klub besar ini. Sampai jumpa.”
De Zerbi harus menunggu lama untuk laga debutnya yakni 12 April menghadapi Sunderland.
(mrp/pur)