Jakarta (ANTARA) – Crystal Palace resmi mengumumkan perekrutan penyerang timnas Norwegia, Jorgen Strand Larsen dari Wolverhampton Wanderers tepat menjelang penutupan bursa transfer Januari. Transfer ini sekaligus menjadi rekor pembelian termahal dalam sejarah klub berjuluk The Eagles.
“Crystal Palace dengan senang hati mengumumkan kedatangan Jorgen Strand Larsen dari Wolverhampton Wanderers dengan memecahkan rekor transfer klub,” demikian pernyataan klub melalui situs resmi pada Selasa dini hari WIB.
Berdasarkan laporan pakar transfer Fabrizio Romano, Crystal Palace telah mengeluarkan 47 juta pound sterling (sekitar Rp1,07 triliun) untuk Larsen.
???????????? Crystal Palace complete Jørgen Strand-Larsen deal from Wolves for £47m package for the striker.#CPFC decide to proceed even after Jean Philippe Mateta didn’t join AC Milan. ???????? pic.twitter.com/HJGQOlwRbG
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) February 2, 2026
Pemain berusia 25 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi empat setengah tahun dan akan mengenakan nomor punggung 22 di Selhurst Park. Dia juga tercatat sebagai rekrutan ketiga Palace pada jendela transfer Januari.
Chairman Crystal Palace, Steve Parish menyambut antusias kedatangan sang penyerang. Dia menilai Strand Larsen akan menjadi aset penting bagi klub dalam jangka panjang.
“Kami sangat senang Jorgen memilih melanjutkan perjalanan impresifnya bersama kami dan menantikan penampilannya di Selhurst Park. Saya yakin dia akan membuktikan dirinya sebagai aset berharga untuk tahun-tahun mendatang,” ujar Parish kepada media klub.
Strand Larsen juga mengungkapkan kegembiraannya usai resmi bergabung dengan Palace. Dia bertekad memberi kontribusi maksimal bagi tim barunya.
Baca juga: Dirumorkan dengan MU, Glasner tinggalkan Crystal Palace akhir musim
“Saya sangat bersemangat datang ke Crystal Palace. Ini sudah lama menjadi sesuatu yang saya inginkan. Saya datang untuk membawa energi dan gol, serta melakukan yang terbaik untuk klub,” kata Strand Larsen setelah resmi bergabung.
Strand Larsen sempat tampil impresif pada musim pertamanya bersama Wolves dengan torehan 16 gol dari 35 penampilan di semua kompetisi. Namun, pada musim ini performanya menurun seiring keterpurukan Wolverhampton.
Dia baru mencetak satu gol di Liga Inggris musim ini. Wolves sendiri tengah berada dalam situasi sulit.
Tim asuhan Rob Edwards saat ini terpuruk di dasar klasemen Liga Inggris, tertinggal tujuh poin dari Burnley dan berpotensi terdegradasi ke Championship.
Baca juga: Chelsea bawa pulang tiga poin usai taklukkan Crystal Palace 3-1
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.