Neville mengaku kabar pencoretan Ferdinand diterimanya saat hendak terbang ke London untuk bergabung dengan skuad Inggris.
“Ayah saya baru saja menjemput saya dan saudara saya menuju Bandara Manchester ketika telepon masuk. Saya diberi tahu Rio dicoret karena melewatkan tes doping. Awalnya saya benar-benar mengira itu hanya lelucon,” ujar Neville.
Saat itu Neville sedang berada di puncak kariernya. Ia telah tampil di Euro 1996, Euro 2000, serta Piala Dunia FIFA 1998. Ia hanya absen pada Piala Dunia 2002 karena cedera.
Di level klub, Neville juga sedang menikmati masa kejayaan bersama MU dan bersiap meraih gelar Liga Inggris keenamnya dalam kurun delapan musim.
Meski begitu, derasnya kritik dari media membuatnya benar-benar mempertimbangkan untuk mengakhiri karier internasional.
“Keesokan paginya, kabar soal keputusan kami sudah bocor. Kami dicap sebagai aib. Tidak ada media yang mau membela sekelompok pesepak bola kaya yang mengancam mogok,” tutur Neville.
“Jika FA tidak mengubah keputusannya, saya benar-benar siap mundur, meski tahu konsekuensinya sangat besar.”
“Tekanannya luar biasa. Semakin saya memikirkannya, semakin saya yakin hanya ada satu jalan, yaitu pergi,” imbuhnya.