Meski momen ditendang Barcelona telah terjadi empat tahun silam, Luis Suarez masih mengingat peristiwa tersebut. Baginya, dibuang El Barca adalah masa yang buruk dalam kariernya.
“Saya tidak hidup di masa lalu dan saya tidak menyimpan dendam, tetapi saya mengalami masa yang sangat buruk ketika meninggalkan Barcelona. Saya merasa masih memiliki apa yang dibutuhkan untuk bermain di Barca,” kata Luis Suarez.
“Saya adalah pencetak gol terbanyak setelah Lionel Messi. Saya tidak pernah mencetak kurang dari 20-25 gol dalam satu musim. Kemudian Atletico Madrid datang dan membuka pintu bagi saya.”
“Itu memotivasi saya. Misi saya adalah menunjukkan kepada Barcelona bahwa mereka telah melakukan kesalahan, dan membalas Atletico atas kepercayaan yang mereka berikan kepada saya. Kami memenangkan La Liga, saya sangat menghargai gelar itu,” kenangnya.
Sumber: Tribalfootball