Senada dengan Pablo, pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, mengakui kualitas lawan berada sedikit di atas timnya pada pertandingan tersebut. PSIM dinilai memiliki kualitas individu serta kolektivitas permainan yang baik.
“Ini sangat menyedihkan ya. Lawan memang di atas kami. Itu tim yang sangat bagus yang main dengan kolektivitas sangat baik. Di putaran pertama juga pas kita lagi unggul mereka bisa comeback dan hari ini juga mereka sangat bagus,” ulasnya.
“Di babak pertama kami berusaha main dengan bagus, tapi babak kedua setelah 10 menit mungkin tim lawan lebih baik daripada kami. Pertahanan itu bukan hanya tanggung jawab pemain belakang atau kiper, tapi seluruh tim harus bekerja sama,” tandas Mihail.
PSBS dituntut segera berbenah. Tim Badai Pasifik kini berada tepat di batas zona degradasi atau peringkat ke-16 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 18 poin dari 23 pertandingan.