Musim ini memang terbilang mengecewakan bagi Cole Palmer jika diukur dari standar tinggi yang ia tetapkan dari performa-performa gemilangnya dua musim terakhir. Masalah kebugaran dan cedera membuat konsistensinya terganggu di Chelsea. Namun, penampilan di Molineux menjadi pengingat bahwa terlalu dini untuk meragukan kualitasnya.
Palmer menjadi bintang utama saat The Blues menundukkan juru kunci klasemen Liga Inggris, Wolves, dengan skor 3-1. Gol pembuka tercipta cepat ketika Palmer mengecoh Jose Sa dari titik putih setelah Joao Pedro dijatuhkan di kotak penalti pada menit ke-13.
Tak lama berselang, penyerang Brasil itu kembali dilanggar dengan didorong dari belakang saat berlari bebas menuju gawang, menghadiahkan penalti kedua bagi Chelsea. Palmer kembali maju sebagai algojo, menempatkan bola ke sudut berlawanan, sementara Sa kembali salah arah.
Hat-trick babak pertama pun tuntas ketika eks pemain Manchester City itu melepaskan tembakan keras ke atap gawang dari jarak dekat, memanfaatkan umpan tarik Marc Cucurella. Palmer merayakannya dengan selebrasi ‘merinding’ khasnya sebelum menutup telinga, sebuah gestur yang mengisyaratkan bahwa ia ogah mendengar “kebisingan” di sekitarnya.