Senegal tampil sebagai juara Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan Maroko 1-0 melalui perpanjangan waktu di Stadion Pangeran Moulay Abdellah di Rabat, Senin (19/1) dini hari WIB.
Selepas hasil imbang 0-0 di waktu normal, pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu, dan tim Afrika Barat akhirnya keluar sebagai pemenang dalam duel yang sangat dinantikan ini.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi yang sesuai untuk final kontinental, dan pada menit keenam, sebuah gol hampir tercipta. Pape Gueye dari Senegal melepaskan tendangan sudut yang bagus, tetapi upayanya ke gawang dihentikan kiper Maroko, Yassine Bounou.
Maroko memiliki kesempatan untuk memecah kebuntuan pada menit ke-14. Tetapi Ismael Saibari, dari posisi yang cukup bagus di luar kotak penalti, melepaskan tembakan melenceng, dan membuat rekan-rekan setimnya kecewa.
Tuan rumah selamat dari serangan balik cepat Singa Teranga pada menit ke-38. Iliman Ndiaye menyambut umpan silang di sayap kanan, dan melakukan beberapa langkah sebelum ia berhadapan satu lawan satu dengan Bounou.
Kiper Maroko berpengalaman itu menjangkau bola di depan Ndiaye, dan menggagalkan upaya penyerang Senegal tersebut. Mantan kiper Sevilla ini melakukan intervensi penting untuk membelokkan tendangan rendah Ndiaye dan menyelamatkan timnya dari kebobolan di akhir babak kedua.