Memasuki babak kedua dan masa injury time, drama kembali terjadi. Inter sempat mengira mereka sudah menggandakan keunggulan melalui gol Ange-Yoan Bonny yang menuntaskan umpan Nicolo Barella. Namun, selebrasi tersebut terhenti setelah wasit kembali meninjau VAR dan membatalkan gol karena adanya handball yang dilakukan Marcus Thuram dalam proses terjadinya gol.
Sebelum drama tersebut, Petar Sucic sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyudahi perlawanan Parma lebih cepat. Lolos dari jebakan offside berkat umpan Lautaro Martinez, Sucic tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Sayangnya, eksekusinya justru melebar, membuang kesempatan untuk mengunci kemenangan lebih awal.
Parma pun sempat mencoba bangkit dengan memanfaatkan sisa waktu. Enrico Delprato nyaris menyamakan kedudukan lewat sundulan, namun bola masih melambung. Kiper Parma, Corvi, juga tampil heroik dengan menggagalkan peluang kedua Sucic dari sudut sempit, menjaga asa tuan rumah tetap hidup hingga detik-detik akhir.