Jakarta (ANTARA) – Pemain Nottingham Forest Anthony Elanga menegaskan keinginannya untuk terus berkembang setelah tampil sebagai penentu kemenangan 1-0 timnya atas Manchester United (MU) di City Ground, Rabu WIB.
Elanga menjadi pemain penting Forest musim ini, saat tim asuhan Nuno Espirito Santo itu berada di posisi ketiga klasemen dengan 57 poin dan sedang diuntungkan dalam mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan karena unggul delapan poin atas Chelsea di posisi empat dan sembilan poin atas Manchester City di posisi kelima.
“Yang ingin Anda lakukan adalah terus berkembang, datang ke sini adalah tentang bermain dan berkembang,” kata Elanga, dikutip dari laman resmi Liga Inggris, Rabu.
Ditanya tentang bagaimana ia dapat mencetak gol ke gawang mantan timnya tersebut, Elanga menjelaskan, “Ini tentang menyerang ruang dan mencapai gawang lawan secepat yang saya bisa. Saya melihat ruang dan saya yakin saya adalah salah satu pemain tercepat di liga.”
Kini, Elanga telah mencetak enam gol dan delapan assist di liga dari 30 laga yang 24 di antaranya dimulainya sebagai starter. Dengan menyisakan delapan pertandingan di liga, ini sudah cukup membuat musim ini adalah yang terbaik bagi pemain asal Swedia tersebut.
Baca juga: Liverpool sangat bersemangat menatap sembilan laga tersisa
Hal ini dikarenakan catatan kontribusi golnya ini sudah melampaui catatan terbaiknya musim lalu dengan lima gol dan sembilan assist dari 36 pertandingan.
“Penyelesaian adalah sesuatu yang telah saya coba latih. Kaki kiri atau kaki kanan, saya cukup nyaman dengan kedua kaki musim ini,” kata pemain lincah 22 tahun itu.
Sementara itu, Ryan Yates mengatakan mempunyai pemain seperti Elanga adalah impian bagi semua gelandang karena tugasnya semakin mudah.
“Ia adalah impian bagi seorang gelandang,” kata Yates. “Terutama kami yang bermain di blok rendah – Anda bisa memberinya bola dan ia akan melakukan sisanya.”
Baca juga: Arne Slot paparkan kondisi terkini Alisson, Gravenberch, dan Bradley
Baca juga: Ruben Amorim: Keputusan MU jual Elanga bukanlah sebuah kesalahan
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2025