Dari jumlah ini, 11 orang mengalami peningkatan kekayaan signifikan dalam tiga bulan terakhir.
Nama-nama yang menonjol termasuk Shayne Coplan, CEO Polymarket; Fabian Hedin, pendiri startup coding Loveable; serta Arvid Lunnemark, pengusaha di bidang AI.
Mayoritas miliarder muda baru ini meraih kekayaan dari sektor AI. Satu di antaranya, Sualeh Asif, 25 tahun, mendirikan Anysphere yang mengembangkan Cursor, perangkat pengeditan berbasis AI dengan valuasi sekitar 29,3 miliar dolar AS.
Adarsh Hiremath dan Surya Midha, keduanya 22 tahun, membangun Mercor, startup rekrutmen berbasis AI yang menghubungkan talenta global dengan laboratorium AI terbesar di Silicon Valley.
Keberhasilan mereka membuktikan bahwa meski AI menimbulkan tantangan, teknologi ini juga mencetak peluang besar bagi generasi muda.