Penyerang Timnas Mesir, Mostafa Ziko, juga melontarkan kritik kepada Letexier.
“Semua kerja keras kami sia-sia karena keputusan-keputusannya. Kami sudah unggul 2-0 dan tidak bisa berbuat apa-apa. Semua kami serahkan kepada Tuhan. Kami ingin membahagiakan kalian semua, tetapi memang belum menjadi takdir kami. Piala ini diarahkan untuk Argentina,” ujar Ziko.
Bek Swiss, Manuel Akanji, turut mengkritik kepemimpinan wasit Joao Pinheiro setelah timnya tersingkir dari Argentina pada perempat final.
“Kalau wasit berpihak kepada lawan, pertandingan menjadi sulit. Setiap keputusan kecil selalu merugikan kami. Setiap aksi menjatuhkan diri dan setiap pelanggaran pemain Argentina dibiarkan begitu saja,” kata Akanji.
“Saya biasanya tidak pernah mengkritik wasit, tetapi saya belum pernah mengalami pertandingan yang berat sebelah seperti hari ini,” kata bek Inter Milan itu.