Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
Getty Images – detikSport
else if (diff < -40) this.prev()
},
onTouchStart(e) {
this.onDragStart(e.changedTouches[0].clientX)
},
onTouchEnd(e) {
this.onDragEnd(e.changedTouches[0].clientX)
},
onMouseDown(e) {
this.onDragStart(e.clientX)
},
onMouseUp(e) {
this.onDragEnd(e.clientX)
}
}”
class=”mx-0 md:mx-0″
id=”img-slider-sp072″
>
Wasit asal Jerman, Rudolf Kreitlein, mengusir kapten Argentina, Antonio Rattin, saat pertandingan Piala Dunia 1996 antara Inggris dan Argentina di Wembley, 23 Juli 1966. Seluruh tim Argentina meninggalkan lapangan sebagai protes atas pengusirannya. (Foto: Getty Images/Keystone)
Geoff Hurst mencetak gol saat pertandingan perempatfinal Piala Dunia Inggris melawan Argentina di Wembley. 23 Juli 1966. Inggris memenangkan pertandingan 1-0. (Foto: Getty Images/Central Press)
“Gol Tangan Tuhan” dari Diego Maradona ke gawang Inggris di Piala Dunia 1986. (Foto: Getty Images/Getty Images)
Gol kedua Diego Maradona ke gawang Inggris di Piala Dunia 1986. Dia melakukan solo-run dari tengah lapangan untuk melewati banyak pemain Inggris. (Foto: PA Images via Getty Images/Peter Robinson – EMPICS)
David Beckham diganjar kartu merah dalam duel Inggris melawan Argentina di Piala Dunia 1998. (Foto: PA Images via Getty Images/Adam Butler – PA Images)
Jakarta – Inggris vs Argentina tersaji di semifinal Piala Dunia 2026. Kedua tim punya sejarah rivalitas yang tak terlupakan di dalam lapangan.
Anda menyukai artikel ini
‘; htmx.ajax(‘GET’, modalUrl, { target: $refs.modalContent, swap: ‘innerHTML scroll:top’ }); } else { fullscreenModal = true; $nextTick(() => { htmx.ajax(‘GET’, modalUrl, { target: $refs.modalContent, swap: ‘innerHTML scroll:top’ }); }); }” style=”display: none;” x-show=”true”>