Kalah Penalti, Australia Dikecam Usai Tunjuk Pemain 18 Tahun Jadi Algojo

Kalah Penalti, Australia Dikecam Usai Tunjuk Pemain 18 Tahun Jadi Algojo

Texas

Australia kalah adu penalti dari Mesir di 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan Socceroos menunjuk Lucas Herrington yang masih 18 tahun jadi algojo dikecam.

Australia angkat koper dari Piala Dunia 2026, usai dikalahkan Mesir lewat adu penalti. Bermain 1-1 dalam 120 menit di Dallas Stadium, Sabtu (4/7) dini hari WIB, pasukan Tony Popovic kalah 2-4 dalam tos-tosan.

Dalam adu penalti itu, Australia salah satunya menurunkan Lucas Herrington. Bek berusia 18 tahun itu jadi penendang keempat timnya, dan gagal memasukkan bola ke gawang.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tendangan Herrington melayang ke atas, dan akhirnya Mesir mengunci kemenangannya usai penendang keempatnya, Hossam Abdelmageed bisa memasukkan bola. Australia tersingkir di 32 besar Piala Dunia 2026.

Usai kekalahan itu, banyak fans Australia kesal dengan pemain senior. Mereka dianggap tak berani jadi penendang, dan disebut malah menaruh beban itu ke Herrington yang masih bocah.

“Dia gagal, tapi dia dengan sukarela menempatkan dirinya di garis depan. Dia menerima tekanan itu sementara banyak pemain lain memilih bersembunyi,” puji netizen lain membela Herrington.

“Tapi inilah pertanyaan yang lebih besar: bagaimana mungkin seorang bek tengah berusia 18 tahun bisa mengambil tendangan penalti untuk Australia dalam adu penalti Piala Dunia?” tanya netizen lain.

“Di mana para pemain senior? Di mana para pemain berpengalaman yang seharusnya memikul tanggung jawab itu?” sembut fans lain.

“Lucas Herrington patut mendapat pujian besar karena memiliki kepercayaan diri untuk maju dan mengambil tendangan penalti pada usia 18 tahun,” netizen lain menyemangati bek Colorado Rapids itu.

Hasil ini bikin Australia gagal mengulang capaian empat tahun lalu. Sementara Mesir akan menantang juara bertahan Argentina di 16 besar Piala Dunia 2026.

(yna/aff)