Pada bagian belakang alas batu monumen ‘Forever 20’ ini menuliskan pesan bahwa monumen ini dibangun karena terinspirasi dari banyaknya penghormatan dan kenang-kenangan pribadi yang ditinggalkan oleh seluruh penggemar komunitas sepak bola internasional.
“Beberapa penghormatan ini terkandung di dalam patung dan alasnya melalui proses pembuatan yang unik. Artinya, penghormatan tersebut tertanam selamanya. Berdasarkan desain hati yang mengalir terus-menerus yang menggabungkan nomor punggung kedua bersaudara, 20 dan 30, karya seni ini tidak hanya menyampaikan ikatan abadi yang mereka miliki, tetapi juga mengungkapkan cinta dan kekaguman yang diberikan kepada mereka oleh keluarga, rekan satu tim, dan penggemar mereka, dengan gestur hati itu sendiri mencerminkan selebrasi gol khas Diogo,” demikian penjelasan Liverpool.
Liverpool menjelaskan secara singkat makna di balik pembuatan monumen ini.
“Monumen ‘Forever 20’ ini merayakan kehidupan mereka, ikatan mereka, serta cinta dan rasa hormat yang dirasakan oleh keluarga, rekan satu tim dan pendukung di seluruh dunia,” tulis Liverpool.
The Reds menambahkan bahwa ini akan menjadi simbol abadi cinta, persatuan, dan kenangan, serta tempat di mana setiap orang dapat merenung, mengenang dan memberikan penghormatan kepada kakak adik yang telah berpulang.
(Arif Anggara Mulya)
Sumber: SI