Kolombia racikan Nestor Lorenzo adalah tim yang cair, bermain lepas, dan mengutamakan serangan. Meski mampu bertahan secara rapat saat dibutuhkan, tim berjuluk Los Cafeteros ini jauh lebih suka mengambil inisiatif permainan sejak awal.
Biasanya, jika bek kanan seperti Daniel Munoz menjadi pencetak gol terbanyak, itu bisa menjadi indikasi lini serang yang tumpul.
Namun, dalam kasus ini, hal itu justru berarti Munoz memiliki kebebasan untuk ‘menyamar’ sebagai penyerang tengah saat situasi mendesak.
Permainan ofensif yang cepat dan cair ini mungkin menjadi kunci utama yang dibutuhkan untuk membongkar pertahanan blok rendah alias low block ala Carlos Queiroz. Ghana harus sangat waspada terhadap pergerakan tanpa bola dari Muñoz.
Tidak hanya itu, visi James Rodriguez seolah kembali ke masa jayanya dalam melepaskan umpan-umpan terobosan mematikan di sepertiga akhir lapangan. Luis Diaz pun juga kerap muncul di area-area paling berbahaya.