Federasi Senegal tidak tinggal diam. Mereka memastikan akan membawa kasus ini kembali ke CAF, bahkan hingga ke Court of Arbitration for Sport (CAS).
Proses hukum ini diperkirakan bisa memakan waktu hingga satu tahun. Pemerintah Senegal bahkan menyerukan investigasi independen terhadap keputusan CAF, termasuk dugaan adanya praktik korupsi.
Di tengah situasi panas tersebut, dukungan publik Senegal tetap luar biasa. Ribuan suporter memadati Stade de France, bahkan sejak sebelum pertandingan dimulai.
Sekitar 200 pendukung juga sempat berkumpul di sekitar Basilika Saint-Denis sebelum berjalan bersama menuju stadion dengan iringan musik tradisional.
Wali Kota Saint-Denis, Bally Bagayoko, turut menyambut rombongan tersebut.
“Anda adalah kebanggaan masyarakat. Hari ini, Afrika bersatu. Semua mendukung Senegal,” ucapnya.