Menjelang Italia vs Bosnia: Apakah Retegui, Politano, dan Barella lebih layak bermain di final playoff Piala Dunia daripada Pio, Palestra, dan Cristante?

Menjelang Italia vs Bosnia: Apakah Retegui, Politano, dan Barella lebih layak bermain di final playoff Piala Dunia daripada Pio, Palestra, dan Cristante?

Lalu, apa lagi yang dibutuhkan Italia untuk menampilkan performa yang lebih baik dan lolos ke Piala Dunia? Pertama-tama, intensitas dan kecepatan yang lebih tinggi—dua hal yang menjadi kelemahan Bosnia, namun sayangnya justru kurang dimiliki Italia: baik karena karakteristik tim maupun kondisi performa yang kurang prima dari pemain kunci seperti Barella. Akan sangat berguna juga jika ada lebih banyak ketidakpastian, yang pilihan pelatih (formasi dan pemain yang diturunkan) hanya diserahkan kepada Politano, yang bahkan tidak begitu bersemangat saat melawan Irlandia Utara. Nah, keraguan yang muncul beberapa jam menjelang pertandingan Selasa (Politano atau Palestra?) bisa muncul lagi dengan argumen pro dan kontra yang sama. Pemain sayap Napoli ini memiliki pengalaman internasional yang lebih banyak dan terbiasa dengan tekanan berat pada pertandingan seperti ini. Namun, pemain asal Cagliari yang dididik di Atalanta, yang debut di akhir pertandingan di New Balance Arena, memiliki energi yang lebih besar, didorong oleh antusiasme/ketidakpedulian usia mudanya dan musim yang sejauh ini luar biasa jauh melampaui angka-angka (1 gol dan 4 assist). Keputusan yang semakin rumit karena nasib pertandingan bisa ditentukan di sayap tersebut: dalam formasi pertahanan 4 pemain Bosnia, Kolasinac asal Atalanta memang kembali ke akar permainannya bersama Arsenal dan Schalke 04, namun sebagai bek kiri ia lebih kesulitan daripada saat bermain di posisi tengah-kiri dalam formasi 3 bek Palladino. Pertimbangan tambahan perlu dilakukan jika talenta Alajbegovic (18 tahun, kini di Salzburg namun milik Bayer Leverkusen) bermain sejak awal, setelah penampilannya yang menentukan di Cardiff. Siapa yang memiliki kemampuan bertahan lebih baik antara Politano dan Palestra? Siapa yang mampu menyeimbangkan kedua fase permainan sambil juga membantu Mancini yang sedang kesulitan, yang sudah kewalahan oleh kecepatan Rowe dan Cambiaghi di Liga Europa?