Shayne Pattynama senang timnas dapat pengawalan ketat

Jakarta (ANTARA) – Pemain timnas Indonesia Shayne Pattynama mengaku senang tim Garuda mendapatkan pengawalan ketat menjelang dua laga penutup putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Saat ditemui ANTARA setelah ia selesai mengikuti latihan bersama timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat pagi, Shayne mengatakan rasa senangnya ia dan penggawa Garuda lainnya mendapatkan pengawalan ketat karena menurutnya tingkah fans dalam memberikan dukungan “terkadang keterlaluan”.

Bahkan pada agenda putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Vietnam pada Maret lalu, akibat longgarnya pengawalan sejumlah penggawa Garuda sampai terkena sakit karena melayani fans yang terus berdatangan untuk meminta foto, tanda tangan, hingga memberikan hadiah pada pemain favoritnya.

“Saya pikir itu bagus karena terkadang itu keterlaluan, dan ada beberapa orang yang sakit kemarin. Saya tidak ada di tim saat itu karena cedera, tapi saya mendengar banyak orang yang sakit,” kata Shayne.

“Jadi, saya pikir itu dilakukan agar semua orang tidak terinfeksi sesuatu dan lain-lain,” tambahnya.

Bek 25 tahun itu menambahkan, meski demikian, maksud perkataannya bukan tidak mengapresiasi dukungan fans Garuda.

Ia lebih mengimbau agar ke depan fans timnas Indonesia dapat menyalurkan dukungannya dengan tepat dan tidak berlebihan.

“Namun, itu bukan berarti kita tidak mengapresiasi dukungan mereka karena kami tahu mereka hanya ingin mendukung kami agar bisa semakin baik. Jadi, saya mengapresiasi mereka semua,” ucap Shayne.

“Tapi, terkadang kita juga harus berhati-hati agar bisa bermain di laga selanjutnya. Untuk itu, kita ada tim pengamanan. Kembali lagi, kita apresiasi para fans dan kami mencintai mereka semua,” tutupnya.

Baca juga: STY tempa skuad Garuda dengan latihan fisik pada latihan perdana

Baca juga: Ivar Jenner akui menu latihan perdana timnas Indonesia agak sulit

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Teguh Handoko
Copyright © ANTARA 2024