Namun, sekarang, tampaknya Johnny Jansen mulai membaca situasi. Dua pertandingan terakhir dilalui Kadek Agung dkk. dengan sekali menang dan sekali kalah.
Saat kalah menghadapi Persib pekan lalu, permainan Bali United bisa dikatakan mengalami perubahan. Boris Kopitovic sebagai ujung tombak, justru tidak dimainkan. Di pekan sebelumnya ketika menang telak 6-1 melawan PSBS Biak, Boris juga diparkir.
Alhasil, permainan sedikit lebih hidup karena peran Teppei Yachida sebagai playmaker, walau hanya setelah Persib bermain dengan 10 pemain, Bali United bisa mencetak gol.
“Waktu itu, Malut United sangat bagus saat transisi dalam serangan,” kata Johnny Jansen.
“Kalau kami kehilangan bola, mereka sangat jago dalam serangan,” imbuh pelatih berusia 51 tahun itu.