Pemkot Medan tingkatkan kualitas Lapangan Kebun Bunga jelang Piala AFF

Pemkot Medan tingkatkan kualitas Lapangan Kebun Bunga jelang Piala AFF

Medan (ANTARA) – Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara terus melakukan pembenahan Lapangan Kebun Bunga dengan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sebagai bagian dari persiapan menjelang penyelenggaraan Piala AFF U-19 2026 yang dijadwalkan digelar di provinsi itu.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengatakan upaya tersebut merupakan komitmen pemerintah kota setempat untuk menyukseskan turnamen internasional itu.

“Kami sedang melakukan perawatan dan peningkatan kualitas terutama bagian rumput lapangan,” ujar Rico Waas di Medan, Rabu.

Rico Waas mengatakan pemerintah kota setempat akan mempercepat proses pemeliharaan sehingga lapangan tersebut dapat digunakan menjadi arena latihan peserta Piala AFF U-19.

Meski proses pemeliharaan dipercepat, ia memastikan kualitas lapangan yang baik sesuai standar menjadi perhatian utama pemerintah yang dipimpinnya.

“Para peserta bisa nyaman untuk latihan di sini,” kata dia.

Rico Waas bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution sebelumnya telah meninjau Lapangan Kebun Bunga guna memastikan pemeliharaan berjalan dengan optimal.​​​​​​​

Rico Waas mengatakan Lapangan Kebun Bunga yang berlokasi tidak jauh di tengah kota menjadi opsi tambahan untuk tempat latihan peserta turnamen sepak bola tersebut.

“Meskipun Lapangan Cadika saat ini masih menjadi pilihan utama, Lapangan Kebun Bunga diproyeksikan sebagai opsi tambahan yang sangat potensial,” ujarnya.

Pihaknya optimistis Lapangan Kebun Bunga akan menjadi salah satu tempat latihan peserta Piala AFF U-19.

Baca juga: Pemkot Medan siapkan Lapangan Kebun Bunga untuk latihan Piala AFF U19

Baca juga: Gubernur Sumut minta Stadion Teladan venue Piala AFF U19 rampung Mei

Baca juga: Dony Tri dan Beckham akan jadi pemain penting Indonesia di Piala ASEAN

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.