Sejak pekan terakhir Agustus, serangkaian demonstrasi terjadi dengan berbagai tuntutan. Aksi pada Senin (25-8-2025) menolak kenaikan gaji serta tunjangan anggota DPR.
Beberapa hari kemudian, Kamis (28-8-2025), serikat pekerja turun ke jalan menuntut penghapusan sistem outsourcing dan menegaskan hak-hak buruh.
Situasi memanas setelah insiden meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang ditabrak kendaraan taktis milik Brimob pada Kamis (28-8-2025). Peristiwa itu memicu gelombang demonstrasi lanjutan pada Jumat (29-8-2025) hingga Sabtu.
HIPPINDO mendesak pemerintah memperkuat pengamanan di pusat aktivitas publik sekaligus membuka ruang dialog dengan masyarakat.
Sementara itu, Kementerian Perdagangan menegaskan bahwa stok barang aman dan masyarakat diminta tidak terpancing melakukan pembelian secara berlebihan.
Sumber: merdeka.com