Kalah lima kali berturut-turut, Tudor masih pimpin Spurs di Anfield

Kalah lima kali berturut-turut, Tudor masih pimpin Spurs di Anfield

Jakarta (ANTARA) – Kepala Pelatih Tottenham Hotspur Igor Tudor masih dipercaya manajemen klub untuk memimpin tim saat lawatan ke markas Liverpool di Anfield akhir pekan ini, meski catatan buruk lima kali beruntun di Liga Inggris.

Meski tekanan dari pendukung terus meningkat setelah rangkaian hasil buruk, Tudor dijadwalkan tetap menghadiri konferensi pers pra-pertandingan pada Sabtu.

Pelatih berusia 47 yang ditunjuk sebagai pelatih interim sejak bulan lalu menggantikan Thomas Frank, sejauh ini belum mampu membawa perubahan positif. Spurs justru menelan enam kekalahan beruntun di semua kompetisi.

Tekanan publik semakin memuncak menyusul keputusan kontroversial Tudor yang menarik keluar kiper Antonin Kinsky hanya 17 menit setelah laga Liga Champions melawan Atletico Madrid dimulai, Selasa lalu.

Baca juga: Igor Tudor: Prioritas Tottenham bertahan di Liga Inggris, bukan UCL

Terkait hal tersebut, Tudor menegaskan bahwa pergantian itu merupakan langkah untuk melindungi kondisi mental pemain. “Keputusan itu tepat dilakukan pada momen seperti ini. Toni adalah kiper yang sangat baik. Saya juga sudah menjelaskan kepadanya, dia adalah orang yang tepat,” ujar Tudor.

Mantan pelatih Marseille itu menambahkan bahwa penarikan kiper di awal laga merupakan kejadian langka sepanjang karier kepelatihannya selama 15 tahun. “Hal itu perlu dilakukan untuk melindungi sang pemain dan menjaga tim,” katanya menambahkan.

Saat ini, posisi Tottenham di klasemen Liga Inggris tengah terancam karena hanya terpaut satu poin dari zona degradasi, yakni di peringkat 16. Spurs tercatat belum meraih kemenangan liga sejak 28 Desember.

Baca juga: Tottenham fokus hadapi Atletico Madrid, lupakan sejenak Liga Inggris

Penerjemah: Aditya Ramadhan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.