Jay Idzes Sebut Sepakbola Bisa Melupakan Kemiskinan Di Indonesia

Idzes optimistis timnas Indonesia akan melangkah lebih jauh di setiap turnamen yang diikuti.

Palang pintu timnas Indonesia Jay Idzes masih menyimpan sejumlah cerita selepas menjalani debut bersama skuad Garuda. Idzes menyebutkan sepakbola bisa dinikmati di tengah kemiskinan di Indonesia.

Idzes melakoni debutnya bersama timnas senior setelah disahkan sebagai warga negara Indonesia (WNI) pada akhir tahun lalu. Idzes langsung tampil di dua pertandingan melawan Vietnam di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Bek berusia 23 tahun ini mengaku terkesan dengan pengaruh sepakbola di Indonesia yang merupakan tanah kelahiran ayah dari ibunya. Menurut Idzes, sepakbola merupakan segalanya bagi masyarakat, meski angka kemiskinan masih tinggi.

“Saat federasi (PSSI) mengajukan tawaran itu, menurut saya keren sekali. [Tapi] Saya tidak mau terlalu berharap, karena ada proses naturalisasi yang harus dilalui terlebih dulu. Kenyataan bahwa akhirnya berhasil, membuat saya bangga,” ujar Idzes kepada Omroep Brabant.

“Apakah sepakbola sangat besar [di Indonesia]? Itu hampir segalanya buat masyarakat di sana. Banyak kemiskinan di sana, [tapi] sepakbola adalah sesuatu yang mereka jalani dan nikmati.”

Idzes pun menceritakan atmosfer saat dia menjalani debut bersama timnas senior di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta. Idzes mengungkapkan, ketika lagu kebangsaan berkumandang, dan dinyanyikan puluhan ribu penonton, itu membuat adrenalinnya terpacu.

“Ada puluhan ribu suporter yang datang saat melawan Vietnam. Ketika saya memasuki lapangan, dan menyanyikan lagu kebangsaan, suasana sangat bergemuruh sekali, dan itu memberikan saya energi yang besar,” beber Idzes.

“Para pemain lokal memperlihatkan permainan sepakbola yang bagus, dan ada beberapa pemain asal Eropa yang memiliki darah Indonesia. Dibandingkan dengan Maroko, yang melakukan pendekatan serupa, saya yakin kami akan mendapat langkah besar bersama Indonesia.”

Di lain sisi, keputusan memperkuat timnas Indonesia tidak hanya memberikan pengalaman baru, tapi juga berdampak kepada media sosial milik sang pemain. Saat ini, akun Instagram Idzes diikuti lebih dari 840 ribu orang.

“Angka yang luar biasa,” ujar Idzes singkat.