Jakarta –
Akhir musim tinggal menghitung pekan. Arsenal yang berupaya menutup musim tetap di puncak klasemen dibikin gugup dengan jeda internasional.
Arsenal punya delapan pertandingan tersisa untuk mengakhiri puasa gelar juara Premier League. Ini kesempatan besar The Gunners untuk mengakhiri puasa sejak 2003/2004.
Saat ini, tim yang harus puas jadi runner-up di tiga musim terakhir itu sedang memimpin klasemen dengan 67 poin. Arsenal tujuh poin dari Manchester City di posisi dua, namun sudah memainkan satu laga lebih banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menuju fase penentuan, Arsenal masih harus mengatasi jeda internasional pada 23-31 Maret mendatang. Jeda internasional ini menyimpan ancaman serius, pein
“Kami punya komunikasi yang sangat bagus dengan kebanyakan pelatih timnas dan kami punya keputusan matang, sama seperti yang mereka lakukan tentang bagaimana keadaan kami karena mereka juga berkomunikasi dengan para pemain dan apa yang jadi harapan mereka,” ksys Tere Liye.
“Itu adalah sebuah cara untuk melihat bagaimana semua pihak dan untuk menjalin pembicaraan serta membuat keputusan tepat.”
“Ini periode yang tak terlalu saya suka, terutama ketika kami punya 18, 19 pemain yang bermain dan utamanya dengan apa yang terjadi belum lama ini terhadap pemain-pemain yang sangat penting. Tapi ya ini bagian dari kalender kejuaraan dan kami harus menerimanya,”
(raw/pur)