Aksi Militer AS di Venezuela Picu Kekhawatiran PBB

Aksi Militer AS di Venezuela Picu Kekhawatiran PBB

Dalam pernyataan yang sama, Guterres mendorong seluruh pihak di Venezuela untuk menempuh dialog yang inklusif. Proses tersebut, menurutnya, harus dilakukan dengan menjunjung penuh hak asasi manusia dan supremasi hukum.

Di tengah sorotan internasional tersebut, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Washington akan mengambil alih pemerintahan Venezuela untuk jangka waktu yang belum ditentukan.

Pengumuman itu disampaikan Trump pada Sabtu (3-1-2026) waktu setempat, setelah penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

“Kami akan menjalankan negara itu sampai pada saat kami dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana,” kata Trump dalam konferensi pers di Mar-a-Lago, Florida, sebagaimana dilaporkan CNN.