Inggris turun dengan formasi 4-2-3-1. Jordan Pickford menjaga gawang, dilindungi empat bek Reece James, John Stones, Marc Guehi, dan Djed Spence. Di lini tengah, Declan Rice berduet dengan Elliot Anderson.
Di belakang Harry Kane sebagai ujung tombak, tiga gelandang serang Inggris diisi Morgan Rogers, Jude Bellingham, dan Anthony Gordon. Struktur ini menggarisbawahi pendekatan yang seimbang antara organisasi pertahanan dan ancaman transisi.
Argentina merespons lewat 4-1-3-2. Emiliano Martinez mengawal mistar, di depan empat bek Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, dan Nicolas Tagliafico. Leandro Paredes bertugas sebagai jangkar, dengan tiga gelandang di depannya adalah Simeone, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister, sementara Lionel Messi berduet dengan Julian Alvarez di lini serang.
- Inggris (4-2-3-1): Pickford; James, Stones, Guehi, Spence; Rice, Anderson; Rogers, Bellingham, Gordon; Kane
- Argentina (4-1-3-2): E Martinez; Molina, Romero, Lisandro Martinez, Tagliafico; Paredes; Simeone, E Fernandez, Mac Allister; Messi, Alvarez