Suporter Prancis pilih lawan Spanyol atau Belgia di semifinal?

Suporter Prancis pilih lawan Spanyol atau Belgia di semifinal?

Boston, Amerika Serikat (ANTARA) – Suporter tim nasional Prancis memiliki pilihan yang berbeda jika ditanya tentang harus memilih Spanyol atau Belgia untuk dihadapi pada semifinal Piala Dunia 2026.

Prancis baru saja lolos ke empat besar turnamen tersebut seusai menumbangkan Maroko 2-0 di Stadion Boston, Amerika Serikat, Kamis.

Di semifinal, mereka akan melawan pemenang laga delapan besar antara Spanyol versus Belgia yang baru akan berlangsung pada Jumat (10/7) di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

“Kalau bisa, saya ingin kami berjumpa Spanyol, lalu mengalahkan mereka. Itu akan menjadi balasan kekalahan kami di semifinal Euro 2024,” kata suporter Prancis, Morgan.

Kala itu di semifinal Euro 2024, Prancis kalah 1-2 dari Spanyol meski unggul lebih dahulu lewat gol Randal Kolo Muani (9′). Spanyol membalas ketinggalan itu lewat gol Lamine Yamal (21′) dan Dani Olmo empat menit kemudian.

Baca juga: Mbappe kembali pimpin perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026

Sementara itu, pendukung timnas Prancis lainnya, Neil, mengatakan bahwa dirinya ingin kesebelasan kesayangannya bertanding melawan Belgia.

Menurut dia, Belgia lebih lemah dari Spanyol sehingga mereka lebih mungkin dikalahkan di semifinal.

“Skuad Belgia tidak bagus,” tutur Neil.

Belgia mungkin bisa dikatakan salah satu lawan yang paling “menyebalkan” bagi Prancis karena seringnya mereka bertemu.

Dikutip dari laman 11v11, pertama kali Prancis menghadapi Belgia adalah tahun 1904. Sejak saat itu, sudah 78 kali tersaji laga Prancis kontra Belgia, dengan Belgia memimpin catatan kemenangan (30 kali). Prancis baru mampu menaklukkan Prancis 29 kali, sementara sisanya seri.

Baca juga: Penggawa Belgia sadari tantangan berat hadapi Spanyol

Baca juga: Rudi Garcia tegaskan Belgia siap tampilkan penampilan terbaik

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.