SANTA CLARA, California — Tim Nasional Sepak Bola Putra AS sangat membutuhkan nafas lega. Namun, yang mereka dapatkan justru sorakan meriah. Dalam keadaan kekurangan satu pemain, tertinggal satu gol, dan masih berpegang pada harapan untuk lolos ke babak selanjutnya, Malik Tillman tampil gemilang dan memberi negara ini alasan untuk bernapas lega sekaligus merayakan kemenangan dalam satu waktu.
Tendangan bebas Tillman-lah yang memastikan kemenangan legendaris 2-0 atas Bosnia dan Herzegovina, memberikan USMNT kemenangan pertama mereka di babak gugur dalam 24 tahun. Namun, kemenangan itu tidak tanpa insiden, karena USMNT yang hanya bermain dengan 10 orang—yang biasanya tampil gemilang di pekan-pekan awal Piala Dunia—terpaksa bertahan untuk sementara waktu.
Unggul satu gol berkat gol Folarin Balogun, USMNT tampak akan meraih kemenangan nyaman lainnya. Namun, tiba-tiba, Balogun mendapat kartu merah langsung pada menit ke-64 setelah tinjauan VAR. Keputusan itu, setidaknya, kontroversial, karena bintang Amerika itu langsung diusir dari lapangan setelah menginjak pergelangan kaki bek Tarik Muharemovic. Sejak saat itu, USMNT harus berjuang keras, dan mereka melakukannya. Pada akhirnya, mereka menemukan jalan keluar.
Jalan itu datang dari tendangan Tillman, yang maju untuk melengkungkan tendangan bebas fantastis ke gawang 18 menit setelah kartu merah tersebut. Perayaan di Santa Clara berlangsung meriah saat para penggemar dan pemain USMNT sama-sama melepaskan teriakan yang juga berfungsi sebagai desahan lega.
Namun, kini saatnya melangkah ke pertandingan berikutnya. Tugas kali ini telah diselesaikan, meski dengan cara yang membuat frustrasi. Kehilangan Balogun untuk pertandingan berikutnya, laga melawan Belgia, akan menjadi pukulan, tapi itu adalah masalah untuk hari lain. Sejak striker tersebut diusir dari lapangan, fokusnya hanya pada mencapai tujuan, dan berkat 30 menit paling gigih di Piala Dunia ini, USMNT berhasil melakukannya.
GOAL memberikan penilaian terhadap para pemain USMNT dari Santa Clara…