Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
Adhi Prasetya – detikSport
else if (diff < -40) this.prev()
},
onTouchStart(e) {
this.onDragStart(e.changedTouches[0].clientX)
},
onTouchEnd(e) {
this.onDragEnd(e.changedTouches[0].clientX)
},
onMouseDown(e) {
this.onDragStart(e.clientX)
},
onMouseUp(e) {
this.onDragEnd(e.clientX)
}
}”
class=”mx-0 md:mx-0″
id=”img-slider-sp072″
>
Seperti diketahui, 19 dari 26 pemain Maroko di Piala Dunia 2026 lahir di luar negeri dari keluarga imigran, dengan tiga di antaranya di tumbuh besar di tanah Belanda. Foto: ISI Photos via Getty Images/Perry McIntyre/ISI Photos
Salah satunya yakni Sofyan Amrabat. Gelandang yang musim lalu memperkuat Real Betis itu lahir di Huizen, Belanda Utara. Ia juga jebolan akademi Utrecht. Foto: Icon Sportswire via Getty Images/Icon Sportswire
Lalu ada Noussair Mazraoui yang kini memperkuat Manchester United. Ia lahir di Leiderdorp, Belanda Selatan dan merupakan jebolan akademi Ajax. Foto: Getty Images/Daniela Porcelli
Satu lagi yaitu Anass Salah-Eddine. Ia lahir di ibu kota Amsterdam dan pernah menimba ilmu di AZ Alkmaar serta Ajax. Musim lalu ia memperkuat PSV Eindhoven. Foto: Icon Sportswire via Getty Images/Icon Sportswire
Lebih dari 400 ribu diaspora Maroko tinggal di Belanda, termasuk di kota-kota besar seperti Amsterdam (foto di atas), Den Haag, dan Rotterdam. Mereka turut memberi warna untuk sepak bola Belanda. Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu
Di masa lalu, sejumlah pemain berdarah Maroko pernah hadir memperkuat Timnas Belanda. Sebut saja Ibrahim Afellay (atas), Khalid Boulahrouz, Adam Maher, hingga Pierre van Hooijdonk. Foto: David Ramos/Getty Images
Namun kebijakan Federasi Sepakbola Maroko yang mulai memburu pemain diaspora sejak lebih dari sedekade silam akhirnya sukses menarik para pemain ini untuk membela tanah leluhur. Hakim Ziyech (foto di atas) adalah salah satu contoh yang paling terkenal. Ia lahir di Belanda namun memperkuat Maroko. Foto: Ahmad Mora/Getty Images
Jakarta – Duel 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belanda vs Maroko menghadirkan momen unik. Tiga pemain Singa Atlas akan menghadapi negara tanah kelahiran mereka.
Anda menyukai artikel ini