Jakarta (ANTARA) – Kapten timnas Belanda Virgil van Dijk meminta timnya untuk fokus ke laga selanjutnya setelah membantai Swedia 5-1 pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Minggu WIB.
Kemenangan ini membawa Belanda memuncaki klasemen Grup F dengan empat poin, namun mereka baru memastikan kelolosan ke babak gugur pada laga terakhir saat melawan Tunisia di Stadion Kansas City, Jumat (26/6) pekan depan.
“Kami sangat solid dalam bertahan, kuat saat menyerang, dan mencetak lima gol yang fantastis. Sekarang kami fokus ke pertandingan berikutnya,” kata Van Dijk, dikutip dari laman resmi FIFA. Minggu.
Lima gol kemenangan Belanda dicetak oleh Brian Brobbey (5′, 17′) dan Cody Gakpo (47′, 54′) yang mencetak dua gol, serta satu gol dari Crysencio Summerville (89′).
Satu-satunya gol dari Swedia lahir dari kaki Anthony Elanga (59′) saat pemain Newcastle United itu memperkecil skor menjadi 1-4. Ini adalah kekalahan pertama Swedia di Piala Dunia 2026 setelah di laga pertama mereka menumbangkan Tunisia 5-1.
“Pada babak pertama hingga jeda minum, kami bermain sangat baik. Setelah itu mereka mengubah sistem permainan dan memberi Alex kebebasan bergerak, masuk dari sisi kiri. Kami sempat kesulitan karena dia sering tidak terkawal. Namun pada babak kedua kami melakukan penyesuaian dan kembali bermain sangat baik,” kata Van Dijk.
Baca juga: Belanda hancurkan Swedia 5-1
Van Dijk sendiri merupakan pencetak gol pertama Oranye di Piala Dunia 2026 saat negaranya ditahan imbang Jepang 2-2 setelah sempat unggul dua kali.
Pada laga pertama itu, Belanda hampir menang, sebelum kemudian gol Daichi Kamada membuat laga berakhir seri. Meski kecewa kebobolan di akhir laga, bek tengah Liverpool itu menilai hasil itu cukup adil, apalagi melihat kekuatan Jepang yang berkembang pesat saat ini.
Adapun, pada laga keduanya, Samurai Biru mengalahkan Tunisia 4-0. Kemenangan ini adalah kemenangan ketujuh mereka dalam sembilan laga terakhirnya yang berakhir tanpa kekalahan.
Di antara tujuh kemenangan ini, dua di antaranya adalah saat raksasa Asia itu mengalahkan Brasil 3-2 dan Inggris 1-0.
“Saya rasa dunia luar sedikit meremehkan Jepang. Mereka adalah tim yang sangat bagus. Pertandingan itu memang selalu akan sulit. Reaksi setelah laga tersebut menurut saya agak berlebihan. Saya tidak ingin menyebutnya tidak menghormati, tetapi Jepang memang tim yang kuat,” ucap pemilik 94 caps untuk timnas Belanda tersebut.
Baca juga: Brobbey senang sumbang gol untuk Belanda
Baca juga: Swedia ambil pelajaran berharga dari kekalahan lawan Belanda
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.