Setelah itu, Mario kembali diangkat menjadi pelatih kepala pada medio Februari 2026. Pada putaran kedua ini, dia berhasil membawa Laskar Kalinyamat menjadi tim papan bawah yang mengukir performa paling impresif.
Sebab, dari 13 pertandingan, Persijap Jepara bisa meraih lima kemenangan, enam imbang, dan hanya dua kali kalah. Mario bahkan sempat membawa anak asuhnya melewati delapan laga tanpa terkalahkan, hingga akhirnya bisa lolos dari jurang degradasi.
Bagi Mario, persaingan yang tersaji di BRI Super League memang cukup menantang. Kata dia, ada banyak tim-tim berkualitas. Dia juga menikmati musim pertamanya karena menyaksikan langsung fanatisme fans dan suporter yang mendukung tim kebanggaannya.
“Kompetisi yang sangat bagus dengan banyak tim hebat dan suporter yang luar biasa. Saya benar-benar menikmati berkompetisi di liga ini,” kata Mario Lemos saat dihubungi Bola.com, Selasa (9/6/2026).