Platini ajukan gugatan pidana terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino

Platini ajukan gugatan pidana terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino

Jakarta (ANTARA) – Mantan Presiden UEFA Michel Platini mengajukan gugatan pidana terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino di Prancis, dengan tuduhan berupaya menyingkirkannya dari persaingan pemilihan Presiden FIFA.

Laman Independent, Rabu, menyatakan keterangan yang dikonfirmasi pengacara Platini, Olivier Baratelli, menyebut gugatan tersebut diajukan hanya beberapa hari sebelum bergulirnya Piala Dunia 2026.

Dalam dokumen pengaduan itu, Infantino menjadi salah satu pihak yang disebut bertanggung jawab atas dugaan tindakan yang menghambat peluang Platini untuk memimpin FIFA.

Baratelli juga menyebut bahwa pengaduan tersebut menuduh Infantino dan sejumlah pihak lain yang berupaya menyingkirkan Platini dari pencalonan Presiden FIFA. Bahkan, menurut isi gugatan, Infantino disebut sebagai sosok yang “paling utama” dalam upaya tersebut.

Platini sebelumnya digadang-gadang menjadi penerus Sepp Blatter sebagai Presiden FIFA pada 2016. Namun peluangnya kandas setelah FIFA membuka penyelidikan etik terkait pembayaran sebesar dua juta Franc Swiss yang diterimanya dari Blatter pada 2011.

Baca juga: Iran ajukan permohonan penggunaan ban lengan hitam kepada FIFA

Pada 2015, Komite Etik FIFA menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas di sepak bola selama delapan tahun kepada Platini. Hukuman tersebut kemudian dikurangi menjadi empat tahun oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Kasus pembayaran tersebut juga berlanjut ke proses pidana di Swiss. Namun, Platini dan Blatter dinyatakan tidak bersalah oleh Pengadilan Kriminal Federal Swiss pada 2022. Putusan itu kembali dikuatkan oleh pengadilan banding Swiss pada 2025.

Platini secara konsisten menyatakan bahwa dana dua juta Franc Swiss tersebut merupakan pembayaran tertunda atas pekerjaannya sebagai penasihat Blatter selama periode 1998 hingga 2002.

Hingga kini, FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan yang diajukan Platini tersebut.

Baca juga: Wasit Somalia batal bertugas di Piala Dunia sebab ditolak masuk AS

Baca juga: Bruno Guimaraes: Brasil salah satu favorit juara Piala Dunia

Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.