Pandangan terakhir Javier Aguirre: Lima hal penting menjelang laga tuan rumah Meksiko melawan Serbia sebelum laga pembuka Piala Dunia

Pandangan terakhir Javier Aguirre: Lima hal penting menjelang laga tuan rumah Meksiko melawan Serbia sebelum laga pembuka Piala Dunia

Bahkan sebelum Alvaro Fidalgo tampil untuk pertama kalinya bersama Meksiko, Vega sudah memuji kehadirannya di tim nasional, sama seperti yang ia lakukan terhadap Quiñones.

“Ya, bagi saya, mereka adalah pemain yang benar-benar membuat perbedaan besar. Setiap kali saya menghadapi Quiñones, saya tahu dia adalah pemain yang sangat penting; dia sudah lama berada di Meksiko. Hal yang sama berlaku untuk Fidalgo, seorang pemain yang menandai era penting di America. Tidak ada yang meragukan atau menyangkal bakat kedua pemain tersebut,” kata Vega kepada Fox Sports.

Selama masa baktinya di Club America, pendukung dan mentor utama Fidalgo adalah Jonathan dos Santos. Masa bakti Jonathan di tim nasional memiliki pasang surut. Berbeda dengan saudaranya, Giovani dos Santos, dia tidak mencatatkan banyak momen ikonik bersama El Tri. Namun, ada satu malam yang masih bermakna: final Gold Cup 2019 melawan Amerika Serikat.

Dalam pertandingan itu, Jonathan memberikan Meksiko persis apa yang dibutuhkan dari seorang gelandang: penguasaan bola, timing, dan satu aksi yang menentukan. Gol penentu kemenangannya, yang diselesaikan setelah umpan tumit Jimenez, membawa Meksiko meraih kemenangan 1-0.

Bukan berarti Fidalgo harus meniru jalur karier Jonathan. Namun, ada hal yang bisa dipelajari dari peran tersebut. Meksiko tidak membutuhkan Fidalgo untuk memperlakukan setiap penguasaan bola seolah-olah harus menjadi sesuatu yang spektakuler. Meksiko membutuhkannya untuk memberikan keteraturan pada tim, menghubungkan lini tengah dengan serangan, dan memahami kapan harus mempercepat tempo.

Jika Fidalgo bisa mengendalikan alur pertandingan seperti yang dilakukan Jonathan di final itu, nilainya menjadi jelas. Dia bukan sekadar pemain teknis biasa. Dia bisa menjadi sosok yang mampu memberikan ketenangan bagi El Tri di tengah pertandingan yang tegang.

Fidalgo membutuhkan waktu bermain untuk lebih memahami kecepatan, jarak, dan tanggung jawab bermain untuk Meksiko. Dan setelah lima tahun bersama Club America, banyak di antaranya di Estadio Azteca, ada lapisan lain dalam cerita ini: dia mungkin segera memiliki kesempatan untuk bermain dalam pertandingan Piala Dunia di stadion yang dia kenal baik, tetapi kali ini mengenakan seragam hijau El Tri.