Kata-kata Gabriel Usai ‘Bikin’ Arsenal Gagal Juara Liga Champions

Kata-kata Gabriel Usai ‘Bikin’ Arsenal Gagal Juara Liga Champions


London

Gabriel Magalhaes jadi salah satu yang gagal mengeksekusi penalti sehingga Arsenal gagal juara Liga Champions. Bek asal Brasil itu kini angkat suara.

Arsenal kalah adu penalti saat melawan Paris Saint-Germain di final Liga Champions. Bermain di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, The Gunners kalah tos-tosan 3-4, usai berimbang 1-1 dalam 120 menit.

Dalam babak tos-tosan, dua penendang Arsenal gagal menceploskan bola. Mereka adalah Eberechi Eze dan Gabriel.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eze tendangannya melenceng, namun Raya kemudian bisa menyelamatkan situasi usai menepis penendang PSG, Nuno Mendes. Kegagalan Gabriel yang krusial sebab ia jadi penendang terakhir Arsenal.

Gabriel malah menendang bola ke atas gawang PSG. Les Parisiens akhirnya unggul dan juara back to back Liga Champions, mempertahankan titelnya musim lalu.

Beberapa jam usai kekalahan itu, Gabriel langsung angkat suara. Lewat media sosialnya, bek berusia 28 tahun itu mengaku sedih gagal memberi gelar juara Liga Champions.

“Ini menyakitkan, tapi saya bangga pada tim ini dan semua yang telah kita raih bersama musim ini. Terima kasih kepada para penggemar luar biasa kami atas dukungan kalian di setiap langkahnya,” tulisnya.

“Kalian pantas merayakan perjalanan ini bersama kami dan menikmati parade hari ini! Sampai jumpa musim depan!!! Dengan cinta, Big Gab.” lanjutnya.

Usai kalah di final Liga Champions, Arsenal akan langsung pulang ke London. Gabriel Magalhaes dkk akan tetap menggelar parade juara Premier League yang sudah lebih dulu dimenangkan.

(yna/pur)